YUSRIJAL DATUK MAKHUDUN

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Berguru kepada Guru Hebat

Pendidikan penuh dengan berbagai tantangan. Tantangan itu muncul karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat. Tantangan itu juga datang dari tuntutan dan harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil pendidikan. Pola pikir dan perilaku masyarakat yang beragam akibat arus globalisasi dan modernisasi merupakan tantangan yang tidak bisa dianggap ringan. Tantangan lain yang tidak kalah pentingnya adalah kebijakan dan inovasi yang dilakukan dalan rangka memajukan pendidikan.

Guru sebagai elmen utama pendidikan tidak boleh menghindari tantangan. Tantangan tersebut harus dihadapi dan direspon dengan baik sehingga tantangan dapat dikendalikan. Guru yang baik akan menjadikan tantangan sebagai peluang untuk maju dan berkembang. Bukan sebaliknya, menjadikannya sebagai alasan untuk tidak berbuat dan tidak berhasil dengan memuaskan.

Guru adalah figur yang memiliki plus dan minus. Guru perlu menyadari keunggulan dan kelemahannya. Guru hendaklah merespon potensi yang dimilikinya. Keunggulan yang ada dikembangkan sehingga menjadi prestasi yang membanggakan. Kekurangan menjadi renungan dan melakukan aksi nyata untuk melakukan perbaikan yang maksimal. Jadikan kekurangan sebagai kekuatan untuk berubah, bukan sebaliknya sebagai hal melemahkan.

Karena itu, guru mesti selalu memotivasi dirinya untuk belajar. Belajarlah kepada guru hebat. Pada masa lalu banyak guru hebat yang dapat memberikan inspirasi bagi kita untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Guru hebat pada yang masa dahulu telah membuktikan kehebatannya dalam mendidik, baik mendidik dirinya, keluarganya, siswanya, maupun masyarakatnya. Para guru hebat telah menuliskan pengabdiannya dengan tinta emas dalam sejarah perkembangan kehidupan anak manusia.

Sebagai seorang muslim, kita pasti mengenal Ali Abi Thalib. Beliau merupakan seorang figur yang sederhana, dan rendah hati. Beliau rela rela berjuang dan berkorban di jalan Allah. Beliau memiliki kecerdasan yang tinggi dan memiliki perhatian yang besar terhadap ilmu pengetahuan.

Apa kata Ali Bin Abi Thalib tentang ilmu? Beliau mengatakan bahwa ilmu lebih mulia daripada harta. Ilmu lebih utama daripada harta karna ilmu bisa memelihara pemilikinya, sedangkan harta, pemiliknyalah yang harus menjaganya. Orang yang berilmu lebih banyak sahabatnya, sedangkan orang yang berharta lebih banyak musuhnya. Ilmu dibagikan akan bertambah, sedangkan harta dibagi akan berkurang.

Aisyah, istri Rasululaah SAW, perempuan muda yang cerdas. Keinginannya untuk belajar sangat tinggi. Dia selalu isiqamah dalam aqidah. Memiliki keyakinan yang kuat terhadap ajaran Rasulullah. Aisyah juga seorang tekun dalam beribadah. Meskipun dia memiliki pengetahuan yang memadai, dia selalu rendah hati. Dalam bekerja dia selalu mengutamakan keikhlasan dan sungguh-sungguh.

KH Ahmad Dahlan merupakan tokoh pendidikan nasional. Beliau memandang bahwa pendidikan merupakan hal yang esensi dalam kehidupan. Dengan pendidikan kita memiliki harga diri dan meningkatkan harga diri. Pendidikan yang diperoleh akan meningkatkan daya inovasi. Beliau juga seorang selalu konsisten terhadap aktivitas amar makruf nahi mungkar. Beliau juga seorang yang lemah lembut dan pandai bergaul serta simpati dan empat terhadap penderitaan orang lain.

Kita juga dapat meneladani para pahlawan yang memiliki semangat membaja membela bangsa dan negara. Semangat dan kerelaaannya berkorban sangat mengagumkan. Mereka rela mengorbankan jiwa dan raganya demi kejayaan bangsa dan negara. Dedikasinya yang tinggi sangat membanggakan, perlu menjadi acuan kita dalam berbuat sesuatu.

Kita juga memiliki guru-guru hebat, seperti guru berprestasi. Mulai dari guru berprestasi tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. Mereka memiliki kompetensi dan profesionalitas yang tidak diragukan lagi. Kompetensi mereka, baik professional, sosial, personal, dan pedagogik dapat dijadikan referensi dalam menjalan tugas sebagai guru. Hal itu dibarengi dengan penguasaan secara professional tentang bidang tugas yang digelutinya. Tidak kalah pentingnya adalah bagaimana mereka untuk mendokumentasikan gagasan mereka dalam karya inovatif dan karya tulis ilmiah.

Sebagai bangsa yang tengah memajukan pendidikan, kita patut juga membuka diri terhadap kemajuan yang dicapai oleh bangsa lain. Malaysia, misalnya, dulu beguru kepada kita, tetapi kita sekarang kita patut berguru kepadanya. Kita juga perlu berguru kepada Finlandia, sebuah negara yang perlu diperhitungkan dalam pengelolaan pendidikan. Akan tetapi, kita hendaklah memodifikasi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dan karakter bangsa kita. Semoga!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali